Ditemukan 836 hasil dari pencarian "Hoaks, Bencana Alam, AI, Rekayasa Video"
Beredar unggahan yang menyebarkan narasi Anies Baswedan mengumumkan adanya bantuan dana. Narasi itu hoaks.
Di media sosial, beredar video yang menampilkan fenomena hujan es raksasa. Narasi dalam video itu keliru.
Foto Wapres Gibran memperlihatkan ijazah SMA adalah hoaks dan hasil manipulasi. Simak hasil penelusuran faktanya.
Sebuah video memperlihatkan Sumanto, eks terpidana kanibalisme, dilantik jadi anggota Wantimpres. Konten AI itu merupakan satire.
Beredar unggahan video yang dinarasikan terjadinya hujan bola es raksasa. Bola es besar terlihat merusak bangunan dan kendaraan. Narasi itu hoaks.
Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan bahwa foto yang menampilkan orangutan memeluk angsa adalah hasil rekayasa AI. Simak penjelasannya.
Pemerintah Belanda membangun terowongan panjang yang menembus perut Gunung Kelud untuk mencegah bencana air bah dan lahar dari danau kawah.
Di media sosial, beredar video yang diklaim menampilkan kemunculan gunung emas. Bagaimana faktanya?
Unggahan yang diklaim menampilkan karhutla di Gunung Sumbing adalah hasil AI. Simak hasil penelusuran faktanya.
Di media sosial, beredar foto yang diklaim menampilkan Gunung Lawu terbakar. Foto itu merupakan hasil rekayasa AI.
Bagi konsumen yang berada jauh dari domisilinya, manfaat ini dapat membantu mengurangi beban biaya medis yang tidak direncanakan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan total bencana alam di Indonesia mencapai 2.278 kejadian hingga 2 November 2026.
Angka tersebut terdiri dari 37 persen responden yang merasa cukup siap dan 6,7 persen yang menyatakan sangat siap.
Nicholas Saputra bicara tentang bencana ekologis yang terjadi di Indonesia beberapa waktu belakangan ini
Sebuah video manipulasi AI mengeklaim Ustaz Hilmi Firdausi menawarkan dana bantuan bagi masyarakat. Simak hasil penelusuran faktanya.
Peristiwa dalam video adalah kebakaran di pasar buah dan sayur Ajman, Uni Emirat Arab, pada 5 Agustus 2020. Simak penelusuran faktanya.
Video itu terdeteksi memiliki probabilitas 99 persen dihasilkan AI, setelah diperiksa menggunakan Hive Moderation dan AI Voice Detector.
Di media sosial muncul video yang secara keliru diklaim menampilkan anak DN Aidit sedang bernegoisasi dengan Jokowi. Simak bantahannya.
Konten tersebut merupakan hasil manipulasi AI. Suahasil tidak pernah menyampaikan pengumuman bantuan dana Rp 300 juta.
Video puluhan pengendara motor menyambut kedatangan truk Pertamina dengan lambaian tangan dan iringan musik terdeteksi sebagai konten AI.