Ditemukan 1178 hasil dari pencarian "Gunung Lawu, erupsi, hoax, Badan Geologi, aktivitas vulkanik"
Aktivitas Gunung Anak Krakatau meningkat sejak Juli dan mencapai titik tertinggi pada (5/9/2026). Badan Geologi menjelaskan erupsi terus-menerus.
Badan Geologi ESDM menyampaikan erupsi menerus Gunung Anak Krakatau telah berakhir setelah berlangsung 25 jam.
Badan Geologi Kementerian ESDM menyatakan, episode erupsi menerus Gunung Anak Krakatau telah berakhir setelah 25 jam. Bagaimana setelahnya?
Badan Geologi mengungkapkan bahwa ada 11 gunung api aktif yang telah mengalami erupsi sepanjang 2026 ini.
Meski empat gunung api menunjukkan peningkatan aktivitas berdekatan, kondisi itu tidak berarti bahwa erupsi satu gunung memicu erupsi gunung lainnya.
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi, Badan Geologi menyebut tubuh gunung masih kecil sehingga tak berpotensi memicu tsunami.
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi. Badan Geologi menjelaskan kondisi tubuh gunung saat ini dibandingkan sebelum tsunami Selat Sunda pada 2018.
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menyebar luas hingga Jabar, Banten, dan DKI. Warga diimbau pakai masker dan waspada.
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda erupsi 4 kali dalam sejam, dengan aktivitas vulkanik yang masih tinggi. Masyarakat diimbau waspada.
Badan Geologi ESDM melaporkan bahwa aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali memasuki fase Strombolian.
Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi berulang pada 8-9 September 2026. Aktivitas vulkanik masih tinggi dan status tetap Level III atau Siaga.
Dentuman dan getaran dilaporkan di sejumlah wilayah Jawa Barat saat Anak Krakatau erupsi. Badan Geologi mengungkap hasil pemantau
Dentuman misterius di Bandung Raya terkuak. Badan Geologi dan BMKG sepakat gelombang akustik erupsi Anak Krakatau jadi penyebabnya.
Kepala Badan Geologi ESDM mengungkap kemungkinan berakhirnya hujan abu vulkanik Anak Krakatau. Sebaran sisa abu masih ada.
Haykal Kamil dan Arya Saloka peringatkan tentang abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau di Jakarta
Kepala Badan Geologi ingatkan masyarakat tentang bahaya utama lontaran material pijar Gunung Anak Krakatau. Ancaman lainnya termasuk abu, gas beracun, dan batuan vulkanik.
Badan Geologi Kementerian ESDM menyebut meningkatnya frekuensi erupsi Gunung Anak Krakatau tak serta merta menunjukkan akan adanya erupsi lebih besar
PVMBG mengungkap ketinggian abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau mencapai 50.000 kaki, bisa mengganggu penerbangan.
Badan Geologi mengungkap abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau tersebar ke 5 provinsi, dari Jakarta hingga Bengkulu.
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Ibu dirasakan di sejumlah desa di Kecamatan Ibu Utara dan Tabaru, Halmahera Utara. Warga diimbau pakai masker...