Ditemukan 1851 hasil dari pencarian "Prabowo Subianto, meninggal, hoaks, cek fakta"
Pada konten tumpukan uang hanyut di sungai ditemukan penanda SynthID yang menunjukkan konten dihasilkan dengan model AI dari Google (Gemini).
Sebuah video manipulasi AI mengeklaim Mentan Amran Sulaiman menawarkan dana bantuan pertanian. Simak bantahannya.
Gibran tidak pernah menunjukkan ijazah SMA ke publik. Foto itu terdeteksi memiliki probabilitas tinggi dihasilkan menggunakan AI.
Di jagat maya muncul hoaks yang mengeklaim mantan Jampidsus Febrie Adriansyah telah dibebaskan pada pertengahan Oktober 2026. Cek faktanya.
Kabar duka menyelimuti aktris Marsha Aruan. Ibundanya, Lisa Diana Tambunan, meninggal dunia hari ini. Jenazah disemayamkan di Rumah Duka Tabitha RS Ukrida.
Video itu terdeteksi memiliki probabilitas 99 persen dihasilkan AI, setelah diperiksa menggunakan Hive Moderation dan AI Voice Detector.
Narasi tersebut hoaks. Foto yang dibagikan tidak menunjukkan pesta pernikahan berubah menjadi duka.
Informasi undian berhadiah itu bukan berasal dari saluran komunikasi resmi BCA. Unggahan itu terindikasi modus penipuan perbankan.
Megawati tidak mengadakan penyaluran bantuan modal UMKM lewat Facebook. Video itu juga terdeteksi hasil manipulasi AI.
Informasi undian itu bukan berasal dari saluran komunikasi resmi BNI. Unggahan itu terindikasi modus penipuan perbankan.
KPK mengungkap fakta OTT Bupati Klaten Hamenang Wajar, mulai dari uang Rp 1,9 miliar dalam tong biru hingga penyegelan enam ruangan.
Sejarah akan mencatat apakah strategi menyerap semua energi politik mampu memberi kemakmuran rakyat atau membawa kita pada "paradoks baru".
Candaan tersebut dilontarkan Presiden Prabowo Subianto karena dalam nama panjang Kepala KSP Jenderal Listyo Sigit Prabowo terdapat unsur "Prabowo".
Pidato Kalam Salan bukan nota diplomatik resmi pemerintah Malaysia, tetapi merupakan sinyal politik yang patut diperhatikan oleh Indonesia.
Tentu saja Prabowo tak akan membiarkan kerikil tajam di sepatunya. Prabowo akan sungguh-sungguh berhitung secara rasional. Ada 2 kemungkinan.
Presiden perlu memastikan bahwa biaya operasional kabinet gemuk tidak mengorbankan pos anggaran belanja publik.
Unggahan video terlihat menampilkan klip dengan logo Kompas.com, kemudian menayangkan umpatan kasar. Video itu hoaks.
Unggahan berisi narasi TNI bakal menyerang Aceh pada 1 November 2026 beredar di media sosial. Narasi itu hoaks.
Di media sosial muncul video yang secara keliru diklaim menampilkan anak DN Aidit sedang bernegoisasi dengan Jokowi. Simak bantahannya.
Konten tersebut merupakan hasil manipulasi AI. Suahasil tidak pernah menyampaikan pengumuman bantuan dana Rp 300 juta.