Ditemukan 227 hasil dari pencarian "wifi, kesehatan, radiasi, otak"
Ketiadaan perspektif kesehatan di Wantimpres berpotensi menjadi blind spot dalam cara negara mengenali risiko kesehatan yang begitu multidimensional.
Headset bluetooth atau TWS memiliki radiasi, yang dikhawatirkan berdampak buruk bagi otak dan bisa memicu kanker. Benarkah demikian?
Ahli saraf menyarankan latihan kata selama 60 detik untuk melatih ingatan verbal dan kecepatan berpikir. Simak cara melakukannya.
Menurutnya setiap menteri memiliki preferensi manajerial, kecepatan eksekusi, dan prioritas kebijakan yang berbeda.
Korban terjerat kabel WiFi di Sragen masih membutuhkan perawatan. Keluarga menurunkan tuntutan ganti rugi dari Rp 80 juta menjadi Rp 40 juta.
BPJS Kesehatan menambah 66 fasilitas kesehatan mitra baru. Dengan demikian, total 3.287 rumah sakit dan klinik utama siap melayani peserta JKN.
Mengonsumsi kacang tanah secara rutin setiap hari ternyata berpotensi meningkatkan respons otak terhadap hormon insulin pada kelompok lansia.
Agenda 10 laga dalam 32 hari menuntut pelatih Persib, Igor Tolic, putar otak maksimalkan potensi skuad.
Hari Cerebral Palsy Sedunia 2026 mengusung tema Unique and United. Apa makna tema itu dan apa sebenarnya lumpuh otak?
Pemilik kabel WiFi yang menjerat ibu di Sragen belum ditemukan. Diskominfo sudah dua kali mengecek lokasi dan akan melibatkan provider.
Kebakaran hutan menunjukkan keterbatasan pendekatan yang menempatkan kesehatan hanya di dalam rumah sakit.
BRI Life bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan rumah sakit untuk mengintegrasikan JKN dan asuransi kesehatan tambahan melalui KAPJ.
Kebiasaan bermain ponsel hingga larut malam bisa mengganggu tidur remaja dan berdampak pada memori, konsentrasi, serta fungsi otak.
Cinta segitiga berujung maut di Kendal! Pria 54 tahun tewas pendarahan otak usai duel di rumah janda. Pelaku kini diringkus polisi.
Studi menemukan hobi kreatif seperti menari dan melukis berkaitan dengan kondisi otak yang secara biologis lebih muda.
Menantu di China mengalami kerusakan otak parah akibat kecelakaan. Selama 17 tahun, ibu mertuanya merawat hingga ia bisa berjalan dan memasak.
Narasi 19 jenis minuman berbahaya penyebab kanker otak, diabetes, dan pengerasan sumsum tulang belakang beredar di Facebook. Klaim itu hoaks.
Ini dampaknya jika kamu berhenti ngopi setelah pukul 14.00 WIB.
Hasil visum menunjukkan tidak ada indikasi keracunan pada tubuh korban dan kondisi kritis Pratu Andi disebabkan oleh benturan benda tumpul.
Seolah-olah tugas utama warga bukan hidup dengan layak, melainkan terus-menerus menyesuaikan diri dengan keadaan yang tidak layak.