Ditemukan 653 hasil dari pencarian "WA 0812 2782 5310 Jasa Bikin Gudang Kurma Ngaliyan Semarang"
Pet Central Semarang penuh dipesan jelang Lebaran 2026. Tarif penitipan hewan peliharaan mulai dari Rp 85.000 per malam.
Pemkot Semarang menggelar shalat Idul Fitri di Balai Kota. Simak jadwal pelaksanaan dan rangkaian acara hingga sesi silaturahmi warga.
Damkar di Kabupaten Semarang baru saja menyelesaikan tugas unik menolong masyaraka dengan menyelamatkan tabung gas 3 kg yang masuk ke jurang.
Jumat (17/4/2026), akan ada Karnaval Paskah di Kota Semarang. Cek skema penutupan jalan dan pengalihan arus lalu lintas.
“Kami lakukan pembinaan. Namun jika ke depan mengulangi, akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas Sugito.
Tarif parkir mobil Rp 40 ribu di Kota Lama Semarang viral, memicu kemarahan publik. Dishub menyatakan parkir tersebut tidak resmi.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng akui tata ruang tanjakan Silayur keliru dan tak layak bagi truk berat. Kolaborasi jadi kunci tekan kecelakaan!
Kecelakaan beruntun kembali hantam Silayur! DPRD Semarang desak aparat berani sikat beking truk nakal dan cabut izin perusahaan yang bandel.
Batas pengungsian 16 April 2026 kian dekat, warga korban tanah gerak di Semarang belum dapat kepastian relokasi dan terancam terlantar.
Puting beliung sapu 65 rumah di Semarang, Wali Kota Agustina Wilujeng gerak cepat salurkan bantuan RTLH dan sembako. Cek penanganannya di sini!
Pemkab Semarang lakukan sejumlah kebijakan untuk efisiensi, mulai dari WFH, rapat secara daring dan pembatasan perjalanan dinas.
"Fasilitas di Rejosari, Kedung Mundu, dan Pedalangan sangat representatif untuk dijadikan contoh pembelajaran bagi peserta nasional," kata Agustina
Polisi mengungkap fakta baru kasus begal di Semarang. Pelaku pembacokan perempuan diketahui residivis 4 kali keluar-masuk penjara.
Hampir dua bulan tidur di tenda, warga Kampung Sekip Semarang tagih janji relokasi Gubernur Ahmad Luthfi. Lahan pengungsian bakal segera ditutup.
Kabupaten Semarang menggelar CFD di dua titik. Lokasinya berada di Alun-alun Bung Karno dan Ambarawa.
“Mulai sebelum Lebaran, naik 10 persen, terus 20 persen, 30 persen, sampai sekarang 100 persen bahkan lebih,” kata dia.
Korban pembegalan di Semarang masih syok dan belum bisa diperiksa polisi. Di sisi lain, beredar kabar pelaku ditangkap.
Warga terdampak tanah bergerak di Jangli Semarang terpaksa sewa kontrakan sendiri. Janji relokasi belum jelas, bantuan kesehatan pun mulai raib.
Korban terdampak tanah gerak di Jangli, Semarang belum direlokasi. Warga siap mencicil demi dapat hunian aman.
"Periode pelaksanaan diskon PBB ini sekitar dua bulan lebih, jadi masyarakat punya banyak waktu," kata dia.