Ditemukan 276 hasil dari pencarian "WA 0821 1305 0400 [[ADEFA]] Vendor Pengadaan Grass Block Terpercaya Jembrana Bali"
Kantor Bea Cukai Ngurah Rai musnahkan barang ilegal senilai Rp 11,2 miliar, dengan kerugian penerimaan negara yang berhasil diselamatkan Rp 4,4 miliar
Penyelundupan 1,47 kg ganja dari Aceh ke Depnasar digagalkan BNN Bali. Ganja itu dikirim dalam kemasan biji kopi. 2 orang ditangkap
KPK mengungkap modus pemerasan izin tinggal warga negara asing (WNA) oleh oknum Imigrasi kepada para pihak swasta di Bali.
Panda Panjaitan, lulus SNBP di PTN Bali, nyaris putus asa karena terkendala biaya. Curhatannya di medsos viral menarik simpati.
Selain memburu dalang utama, penyidik KPK berhasil membongkar nominal uang setoran yang wajib diserahkan oleh biro jasa di loket Kantor Imigrasi.
Setibanya di lokasi, korban langsung melakukan terapi dengan mengubur bagian kakinya di area pasir yang berjarak sekitar 15 meter dari bibir laut.
WNA Portugal ditangkap di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, karena membawa 50 butir amunisi tanpa dokumen resmi
Pertamina juga sedang mengejar uji coba penggunaan oli bekas dan mengajak para akademisi mengeksplorasi bahan baku lainnya untuk memproduksi SAF.
DPO kasus korupsi KUR salah satu bank BUMN di Jambi senilai Rp 4,8 miliar ditangkap di Bali.
Seorang WNA diduga mencuri celana dan uang tip di toko baju di Bali dengan modus pura-pura membeli. Aksinya terekam CCTV.
Pembersihan Waduk Saguling dari hamparan eceng gondok dilakukan agar tak mengganggu aktivitas perairan seperti operasional PLTA.
Hasil evaluasi pasca-pengumuman menunjukkan adanya ketimpangan keterisian kuota peserta didik yang cukup mencolok di beberapa sekolah negeri.
Para korban awalnya dijanjikan untuk bekerja di Unit Pengelolaan Ikan atau sejumlah perusahaan di kota-kota besar dengan iming-iming ganji Rp 3,4 juta
KPK mendalami dugaan permintaan uang terkait pengurusan izin tinggal WNA yang dilakukan di Kantor Imigrasi (Kanim) Ngurah Ray dan Denpasar Bali.
Dalam memeriksa biro jasa di Bali, KPK menemukan setoran uang pengurusan izin tinggal WNA dari Rp 100.000 hingga Rp 2,5 juta.
Polisi mengatakan para pelaku secara sengaja memanfaatkan disparitas harga antara barang subsidi dan non-subsidi untuk mengeruk keuntungan pribadi.